Arahan pengembangan destinasi wisata kawasan kaldera batur berbasis sistem informasi geografis (sig)

  • Nyoman Arto Suprapto Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Moh. Agus Sutiarso Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
DOI: https://doi.org/10.22334/jihm.v11i2.184
Abstract views: 32 , pdf downloads: 23
Keywords: pengembangan pariwisata, SIG, pariwisata berkelanjutan, kawasan kaldera Batur

Abstract

Kawasan Kaldera Batur memiliki beragam potensi pengembangan wisata namun juga sangat dibatasi pengembangannya karena kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan konservasi di dalam rencana tata ruang Kabupaten Bangli dan Provinsi Bali. Pengembangan Kawasan dilakukan untuk mengakomodasi kepentingan ekonomi masyarakat namun sekaligus juga menjaga fungsi lindung kawasan tersebut. Dualisme fungsi kawasan tersebut mengharuskan adanya sebuah pendekatan yang yang tepat dalam mengembangkan destinasi wisata Kaldera Batur agar tercapai pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Salah satunya adalah pengembangan destinasi wisata berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Arahan pengembangan destinasi wisata khususnya penyediaan fasilitas pariwisata pada Kawasan Kaldera Batur dilakukan dengan pendekatan kemampuan lahan yang dianalisis dengan Teknologi SIG. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa kelas kemampuan lahan pada Kawasan Kaldera Batur yang cocok untuk pengembangan fasilitas penunjang pariwisata adalah Kelas D dan E yaitu kelas lahan dengan kemampuan pengembangan agak tinggi dan tinggi seluas 14.096 Ha yang tersebar di Desa Batur Tengah, Batur Selatan, Songan A, Sukawana dan Abangbatudinding.

Author Biographies

Nyoman Arto Suprapto, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Moh. Agus Sutiarso, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

References

Aronoff, S. 1989. A Review of Geographic Information System : a management perspective. Ottawa: WDL Publications. pp.294.
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. 2017. Statistik Pariwisata Bali Tahun 2017. Denpasar : Badan Pusat Statistik
Bunruamkaew, K., & Murayama, Y. 2011. Site Suitability Evaluation for Ecotourism Using GIS & AHP : A Case Study of Surat Thani Province, Thailand. Journal of Procedia Social and Behavioral Science 21, 269–278. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.07.024
Bunruamkaew, K., & Murayama, Y. 2012. Land Use and Natural Resources Planning for Sustainable Ecotourism Using GIS in Surat Thani, Thailand, Journal of Sustainability 4, 412–429. https://doi.org/10.3390/su4030412
Pitana, I Gede. 1998. Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Makalah disampaikan pada seminar pariwisata regional PS. D4 Pariwisata UNUD.
Pitana, I Gde. dan Surya Diarta, I Ketut. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: ANDI.
Prahasta, Eddy. 2006. Sistem Informasi geografis (Membangun Web Based GIS dengan Mapserver). Bandung: CV. Informatika.
Rahayuningsih, T., Muntasib, E. K. S. H., & Budi, L. 2016. Nature Based Tourism Resources Assessment Using Geographic Information System ( GIS ): Case Study in Bogor. Journal Procedia Environmental 33, 365–375. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2016.03.087
Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. Lembaran Negara RI Tahun 2009, No. 11. Sekretariat Negara. Jakarta.
Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lembaran Negara RI Tahun 2009, No. 4438. Sekretariat Negara. Jakarta.
Suprapto, Nyoman Arto; Osawa, Takahiro; Putra, I Dewa Nyoman Nurweda. 2018. Estimation of Green Land to Urban Change Based on Cellular Automata (CA) Method in Singaraja City and its Surrounding Areas. International Journal of Environment and Geosciences. 2(1): 1-8
Suprapto, Nyoman Arto dan Suryanto, Agus. 2019. Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Homestay di Desa Wisata Pangsan Kabupaten Badung. Proceeding Seminar Riset Terapan Hospitality dan Kepariwisataan Indonesia 2019, Nusa Dua: 11 Juli 2019: Hal. 425 – 433
Suprapto, Nyoman Arto. 2010. Arahan Pengendalian Pembangunan Kawasan Cagar Budaya Candi Tebing Gunung Kawi Tampak Siring Kabupaten Gianyar. Tugas Akhir Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.
Suprapto, Nyoman Arto. 2019. SPATIAL SIMULATION BASED ON GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) AND CELLULAR AUTOMATA (CA) FOR LAND USE CHANGE MODELING IN SINGARAJA CITY AND ITS SURROUNDING AREA. Tesis Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Udayana.
Published
2021-06-30
How to Cite
Suprapto, N. A. and Sutiarso, M. A. (2021) “Arahan pengembangan destinasi wisata kawasan kaldera batur berbasis sistem informasi geografis (sig)”, Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 11(2), pp. 120-132. doi: 10.22334/jihm.v11i2.184.
Abstract viewed = 32 times
pdf downloaded = 23 times