PENGEMBANGAN DESA WISATA KABA-KABA DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT LOKAL

  • Putu Widya Darmayanti Akademi Pariwisata Denpasar
  • I Made Darma Oka Politeknik Negeri Bali
  • I Wayan Sukita Akademi Pariwisata Denpasar
DOI: https://doi.org/10.22334/jihm.v11i1.173
Abstract views: 203 , pdf downloads: 114
Keywords: pengembangan desa wisata, persepektif masyarakat lokal

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan desa wisata Kaba-Kaba dalam persepektif masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan data kualitatif. Data diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan studi pustaka. Tokoh masyarakat yang dipergunakan sebagai informan ditentukan dengan teknik snowball sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif masyarakat lokal, desa wisata Kaba-Kaba memiliki kekuatan dalam pengembangan kegiatan pariwisata, seperti: daya tarik wisata alam, budaya, lokasi yang strategis dengan akses yang mudah untuk dijangkau, serta memiliki fasilitas pendukung yang memadai seperti villa. Kelemahan yang dimiliki yaitu: minimnya kemampuan sumber daya manusia lokal dalam berkomunikasi bahasa asing, tenaga kerja lokal belum menguasai potensi pariwisata secara komprehensif, serta minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Peluangnya yaitu: adanya dukungan pelaku pariwisata, kunjungan wisatawan yang cenderung kembali ke alam, dan kini desa wisata ini menjadi lintasan baru menuju DTW Tanah Lot. Tantangan yang perlu diantisipasi yaitu: terjadi persaingan antar desa wisata sejenis, dan pencemaran lingkungan. Untuk itu pemerintah diharapkan lebih berkontribusi dalam memberikan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat lokal. Masyarakat diharapkan lebih bersungguh-sungguh dalam menyiapkan diri guna mampu bersaing secara kompetitif dengan desa wisata lainnya

References

Bahari, N. M. Y., & Oka, I. M. D. (2014). Persepsi Wisatawan Mancanegara terhadap Pelayanan Butler di Akara Villas Kuta. Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 5(1), 47-56.
Bungin, B. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta
Connelly, A., & Sam, S. (2018). How can policy assist the development of community-based tourism in Guyana by 2025 and beyond? Worldwide Hospitality and Tourism Themes, 10(5), 555-568.
Darmayanti, P. W., & Oka, I. M. D. (2020). Implikasi Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat bagi Masyarakat di Desa Bongan. Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 10(2), 142-150. doi: 10.22334/jihm.v10i2.167
Dewi, M.H.U., Chafid, F., Baiquni, M, 2013. Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal Di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan. Bali. Jurnal Kawistara. 3 (2), 117-226.
Dodds, R., Ali, A., & Galaski, K. (2016). Mobilizing knowledge: determining key elements for success and pitfalls in developing community-based tourism. Current Issues in Tourism, doi:10.1080/13683500.2016.1150257
Ernawati, N.M. 2018. Pariwisata Berbasis Masyarakat. Denpasar: Swasta Nulus
Giampiccoli, A., Saayman, M., & Jugmohan, S. (2014). Developing community-based tourism in South Africa: Addressing the missing link. African Journal for Physical, Health Education, Recreation and Dance, 20(3:2), 1139-1161.
I Made, D. O. (2010). Reclamation the Beach of Sanur: Economic and Socia-cultural Perspective of the Balinese Community. Mudra (JURNAL SENI BUDAYA), 25(2), 1-1.
Labato. L. H. et al. (2006). Tourism Destination Image, Satisfation and Loyalty; A case study in Ixtapa-Zihuatanejo. Mexico: Tourism Geographiec. 8 (4), 343-358
Meyliani, L., Rizky, L., Nugraha. 2018. Keinginan untuk maju: Strategi Desa Ranuklindungan dalam Mewujudkan Desa Wisata. Kepariwisataan dan Hospitalitas. 2(2), 63-76
Mtapuri, O., & Giampiccoli, A. (2016). Towards a comprehensive model of community-based tourism development. South African Geographical Journal, 98(1), 154-168.
Natori, M. 2001. “A guidebook for Tourism Based Community- Development”. Japan: Aptec
Nuryanti, W.1993. Concept, Perspective, and Challenges, Makalah dari Laporan Konferensi International Mengenai Pariwisata Budaya. Diakses pada tanggal 24 September 2016
Oka, I. M. D., & Made, I. (2015). Perempuan Bali Dalam Industri Pariwisata Kapal Pesiar. Disertasi, Denpasar: Universitas Udayana.
Oka, I.M.D. and Sumawidari, I.A.K., 2017. Image Daya Tarik Wisata Alas Kedaton di Desa Kukuh, Marga, Tabanan. Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora, 3(2), p.202
Oka, I.M.D. and Pugra, I.W., 2017. The Impacts of Balinese Women Working in Cruise Ship. International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events, 1(1), p.51
Oka, I.M.D., Winia, I.N. and Sadia, I.K., 2018. Pemetaan Potensi Pariwisata Dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata Di Desa Serangan. Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS, 4(1), pp.47-54
Oka, I. M. D., Winia, I. N., & Sadia, I. K. (2019, November). The Implication of the Development of Serangan Tourist Village from the Economic Perspective. In International Conference on Social Science 2019 (ICSS 2019). Atlantis Press.
Oka, I. M. D., & Darmayanti, P. W. (2020). Environmental Factors: Dominant Motivation of the Bongan Community to Support the Development of Tourist Village. Journal of Business on Hospitality and Tourism, 6(1), 104-112.
Patriani, N. K. T., Mataram, I. G. A. B., Oka, I. M. D., & Sadia, I. K. (2018). Analysis of Receptionist Service Quality for the Tourists ‘satisfaction at The Grand Inna Hotel Kuta. Journal of Applied Sciences in Travel and Hospitality, 1(3), 228.
Pitana, I G. 2002. Apresiasi Kritis Terhadap Kepariwisataan. Denpasar: Print Works
Pongsakornrungsilp, P. (2014). The management of sustainable community-based tourism: The case of Ban Kokekrai, PhangNga Province. Veridian E-Journal, 7 (3), 650-665.
Putra, I.N.D., dan Pitana, I.G. 2010. Pariwisata Pro-Rakyat Meretas Jalan Mengentaskan Kemiskinan di Indonesia. Jakarta; Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata
Sadia, I.K. and Oka, I.M.D., 2012. Motivasi Tenaga Kerja Bali Bekerja di Mediterranean Shipping Company (MSC). Jurnal Sosial Humaniora, 2(3), pp.221-236
Utomo, S.J., Satriawan, B. 2017. Strategi Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Neobis.11 (2), 142-153
Putra, I.N.D. (2015). Pariwisata Berbasis Masyarakat Model Bali. Universitas Udayana. Denpasar
Wijayanti, I G.A.K.M. dan Sanjiwani, P.K. (2019) Pengelolaan Desa Wisata Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan: Suatu Analisisi Kualitatif. Jurnal Destinasi Pariwisata. 7 (2). 344-351
Winia, I.N., Oka, I.M.D. and Pugra, I.W., 2019, October. The Implementation of the Community-based Tourism at Tista Tourist Village. In International Conference On Applied Science and Technology 2019-Social Sciences Track (iCASTSS 2019). Atlantis Press.
Published
2020-12-24
How to Cite
Darmayanti, P. W., Oka, I. M. D. and Sukita, I. W. (2020) “PENGEMBANGAN DESA WISATA KABA-KABA DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT LOKAL”, Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 11(1), pp. 15-23. doi: 10.22334/jihm.v11i1.173.
Abstract viewed = 203 times
pdf downloaded = 114 times