PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI, DAN SISTEM RELIGI TERHADAP KETERLIBATAN MASYARAKAT DI DESA WISATA PANGLIPURAN

  • I Made Trisna Semara
  • I Putu David Adi Saputra Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
DOI: https://doi.org/10.22334/jihm.v10i2.166
Abstract views: 149 , pdf downloads: 141
Keywords: Kepemimpinan, Komunikasi, Religi, Keterlibatan Masyarakat

Abstract

Pembangunan pariwisata berkelanjutan merupakan komitmen internasional untuk menjamin keberlanjutan pariwisata.  Bali, sebagai destinasi pariwisata utama di Indonesia, mengalami pertumbuhan pembangunan yang signifikan dalam 20 tahun terakhir. Pertumbuhan pembangunan tersebut secara langsung menyebabkan berkembangnya Desa Wisata di Bali. Hal tidak lepas dikarenakan adanya keterlibatan masyarakat. Salah satu Desa Wisata yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat signifikan adalah Desa Wisata Panglipuran. Riset ini disusun dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh Kepemimpinan, Komunikasi, dan Religi terhadap Keterlibatan Masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Panglipuran. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dengan skala pengukuran menggunakan skala likert. Responden yang digunakan adalah masyarakat Desa Panglipuran sebanyak 100 orang. Teknik analisis data menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian yang diperoleh dari tabel Path Coefficients menunjukan nilai-nilai X1 à Y sebesar 2.858, X2 à Y sebesar 7.357, dan X3 à Y sebesar 1.883, yang berarti Kepemimpinan, Komunikasi dan Religi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan masyarakat dam pengembangan Desa Wisata Panglipuran.

References

Damanik, J., & Weber, H. F. (2006). Perencanaan Ekowisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Dipayana, Agus & Sunarta, I Nyoman. (2015). Dampak Pariwisata Terhadap Alih fungsi Lahan di Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung (Studi Sosial-Budaya). Jurnal Destinasi Pariwisata. 3(2): 58-66
Geladi, Paul & BruceR. Kowalski. (1986). Partial Least Square Regression: A Tutorial. AnalyticaChimica Acta. 185:1-17.
Mikkelsen, B. (1999). Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-upaya Pemberdayaan: sebuah buku pegangan bagi para praktisi lapangan. Jakarta: Yayasan Obor.
Pantiyasa, Jurnal Kajian Bali
Peraturan Menteri Kebudayaan Dan Pariwisata Nomor: KM.18/HM.001/MKP/2011. Pedoman Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata
Ramzan, M., & Khan, F. (2010). Depression, Anxiety, and Their Associated Factors Among Medical Students. Journal of The College oh Physicians and Surgeons Pakistan, 20, 122-6.
Sastropoetro, Santoso. (1988). Partisipasi, Komunikasi, Persuasi, dan Disiplin dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Alumni.
Semara, I Made Trisna & Saputra, I Putu David Adi. (2015). Dampak Pengembangan Destinasi Pariwisata Terhadap Alih Fungsi Lahan Sawah, Studi Kasus di Desa Petitenget Kuta Utara Badung. Jurnal Ilmiah Hospitality Management. 6(1): 49-58.
Soedjatmoko. (1985). Etika Pembebasan. Jakarta : LP3ES
Suryadi, A.Y (2013). Kehidupan Sosial Keagamaan Masyarakat Hindu Bali (Studi Pada Masyarakat Transmigran Bali di Desa Air Talas Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya
Tjokroamidjojo. (1977). Perencanaan pembangunan. Aksara Baru. Jakarta.
UNWTO. (2015). UNWTO Tourism Highlight 2015. New York: UNWTO Publications Department.
Published
2020-06-29
How to Cite
Trisna Semara, I. M. and Saputra, I. P. D. A. (2020) “PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI, DAN SISTEM RELIGI TERHADAP KETERLIBATAN MASYARAKAT DI DESA WISATA PANGLIPURAN”, Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 10(2), pp. 130-141. doi: 10.22334/jihm.v10i2.166.
Abstract viewed = 149 times
pdf downloaded = 141 times